Jurus beksi itu ada 12 jurus. Kedua belas jurus itu adalah
1. Beksi;
2. Gedig;
3. Tancep;
4. Blok B;
5. Bandut;
6. Tunjang;
7. Tingkes;
8. Silem;
9. Rasia Panca 3;
10. Beksi 2;
11. Broneng;
12. Jejel;
dan penutupnya adalah jurus selempang 12 adalah jurus langkah dari beksi.
Itu alasan babeh Muslih menamakan Selempang Betawi pada Perguruan Silat Beksi yang babeh Muslih dirikan.Selempang itu kalau dalam bahasa Belandanya kan uniform, yang artinya pakaian yang rapi. Nah, kalu sudah rapi kita mau pergi kemana juga enak saja, “ babeh Muslih yang beberapa waktu yang lalu mengirim kontingen dari perguruannya untuk mengikuti Jambore I Pencak Silat".
Menurut babeh Muslih, ada tiga tahapan dalam mempelajari ilm silat beksi. Di mana setiap telah telah mendapat empat jurus beksi, harus diadakan rosulan yang ditutup dengan selempang sebelum melanjutkan pelajaran ke jurus berikutnya.
Tekad untuk melestarikan, merawat, dan mengembangkan seni ilmu bela diri khususnya Beksi itu semakin tertanam kuat di hati babeh Muslih lantaran ketiga rekan seperguruannya yang khatam berguru kepada (alm) Kong Simin sudah meninggal dunia.
Mereka itu adalah (alm) Abdu Hamid dari Pondok Petung, (alm) Janin dari Kebon Kopi, (alm) H. Mahbug dari Rawa Papan Bintaro.
Perguruan Selempang Betawi memiliki murid sekitar 1000 murid yang tersebar di beberapa cabang diantaranya, Jurang Mangu Timur, Kampung Pladen, Jalan Bonjol, Jalan Sarmili, Pondok Ranji Rengas, Bintaro Sektor 2 DKI, Palbatu, karawang, Bogor, dan Sawah Baru.
Cabang Perguruan Silat Beksi Selempang Betawi
Diposting oleh
PS Beksi Selempang Betawi ,
Rabu, 16 September 2009
di
09.23
“Sabar, rendah hati, dan menjalani syareat agama adalah syarat mutlak dalam belajar beksi".
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 Comments for "Cabang Perguruan Silat Beksi Selempang Betawi"
Posting Komentar